Saturday, June 3, 2017

Merpati dan Tanah yang Terbelah



ada beberapa merpati yang kutandai
terbang mengelilingi
dari satu cuaca ke cuaca yang lain
ada yang nakal mematuk
ada bunyibunyi khas merengek
apabila merasa kangen, duduklah
semua di atas pangkuanku

kepak sayap sesekali
memukul tubuhku yang membungkuk
aku menunjuk dan menghitung
kemudian mendongak ke Langit, 
"tak apa, hanya membunuh kesepianku saja"



walau mataku membendung banyak kenangan
pada tanah yang terbelah
pada reruntuhan rumah
pada debudebu yang berkeliaran
pada kemurungan
senyumku abadi
pada mayatmayat belahan jiwa



dua tangan menengadah
walau hari semakin pucat
kerongkonganku mengering
bencana yang kucatat
semuanya kehendak Penguasa Alam Semesta



kepak sayap merpati yang kutandai
masuk ke takdirku yang penuh airmata
"tak apa, hanya membunuh kesepianku saja"



-r. ayahbi-

Musikalisasi Puisi:



0 Komentar: