Sabtu, 14 November 2015

12:06:00 AM - No comments

Petikkan Aku Bunga






'kau harus petikkan bunga
yang ada embunnya
sebelum senja tiba
temaramkan sgala
satu saja, berwarna nila
'kan kutaruh dalam vas sukma
ada cinta di sana

tapi, 'kau mau ke mana?
tamannya ada di sana
mengapa 'kau tak segera?
malah, berbelok-belok tak berarah
langkahmu tak kentara
tersesatkah?

kini, hanya melumuri
vas dengan lumpur di jemari
aku berbisik sendiri
'kau seharusnya ada di sini
dengan bunga yang kupinta tadi


-r. ayahbi-

0 Komentar: