Saturday, November 14, 2015

12:00:00 AM - No comments

Guratmu Itu

peluhmu jatuh
kau kukuh
bersimpuh, rapal dedo'a utuh


kekar melingkar erat
ku si jantung hati
kau menggenggam kuat
kuat sekali

sedikit membungkuk
perak memahkota
lengkung bibir terbentuk
untukku sahaja

guratmu itu
kuhitung satu-satu
gurat tua
tak kan pernah menua

-r. ayahbi-

0 Komentar: